Judul : Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat
link : Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat
Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat
BONEPOS.COM, BONE - Tim terpadu Review Rencana Tata ruang wilayah Provinsi (RTRWP) sulawesi Selatan Substansi Kehutanan menggelar ramah tamah bersama pemerintah kabupaten Bone. Di Bugis Room Hotel Novena, Jalan Ahmad Yani, Selasa 16 Mei 2017.
Ramah tamah dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Ambo Dalle, Prof Dr. Tukirin selaku Ketua tim review RTRWP Sulsel, Kepala Bappeda H Abu Bakar, dan para pejabat SKPD serta camat yang ada di lingkungan pemkab Bone.
Ketua tim review RTRWP Sulsel mengaku sangat mengharapakan pemerintah dapat memeberikan informasi yang tepat. Karena tim terpadu tidak dapat memberikan kebijakan terkait hasil review, melainkan SK dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI .
"Jika tidak diterima, maka pemkab harus membentuk tim kembali. Kami harapkan kerjasama terkait data dan dukungan dari pemerintah Kabupaten Bone. Agar dapat memperlancar segala kegiatan kami selama 3 hari ini," tutur Prof Dr. Tukirin.
Dalam kunjungan ini, Tanete Riattang Timur menjadi wilayah pertama.Tim akan mengunjungi berbagai tempat termasuk 17 ribu lebih kawasan yang akan di review dan dikeluarkan dari kawasan hutan. Termasuk Bajoe dan Palette. Sementara itu, desa Cempaniga di Kecamatan barebbo yang termasuk kawasan hutan juga akan menjadi sasaran kunjungan.
Wakil bupati, Ambo Dalle mengatakan .
Kegiatan review yang dilakukan selama 3 hari ini, diakui oleh Ambo Dalle telah lama dinantikan oleh pemkab Bone.
"Kegiatan ini sudah lama di nantikan. Pemerintah sudah mempersiapkan segala sesuatunya." Ujar orang nomor dua Bone ini di sela-sela sambutannya.
Tujuan kegiatan ini sendiri adalah utuk menindak lanjuti amanah dari masyarakat terhadap persoalan yang tidak kunjung selesai.
Ramah tamah dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Ambo Dalle, Prof Dr. Tukirin selaku Ketua tim review RTRWP Sulsel, Kepala Bappeda H Abu Bakar, dan para pejabat SKPD serta camat yang ada di lingkungan pemkab Bone.
Ketua tim review RTRWP Sulsel mengaku sangat mengharapakan pemerintah dapat memeberikan informasi yang tepat. Karena tim terpadu tidak dapat memberikan kebijakan terkait hasil review, melainkan SK dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI .
"Jika tidak diterima, maka pemkab harus membentuk tim kembali. Kami harapkan kerjasama terkait data dan dukungan dari pemerintah Kabupaten Bone. Agar dapat memperlancar segala kegiatan kami selama 3 hari ini," tutur Prof Dr. Tukirin.
Dalam kunjungan ini, Tanete Riattang Timur menjadi wilayah pertama.Tim akan mengunjungi berbagai tempat termasuk 17 ribu lebih kawasan yang akan di review dan dikeluarkan dari kawasan hutan. Termasuk Bajoe dan Palette. Sementara itu, desa Cempaniga di Kecamatan barebbo yang termasuk kawasan hutan juga akan menjadi sasaran kunjungan.
Wakil bupati, Ambo Dalle mengatakan .
Kegiatan review yang dilakukan selama 3 hari ini, diakui oleh Ambo Dalle telah lama dinantikan oleh pemkab Bone.
"Kegiatan ini sudah lama di nantikan. Pemerintah sudah mempersiapkan segala sesuatunya." Ujar orang nomor dua Bone ini di sela-sela sambutannya.
Tujuan kegiatan ini sendiri adalah utuk menindak lanjuti amanah dari masyarakat terhadap persoalan yang tidak kunjung selesai.
PEWARTA : ILHAM ISKANDAR
EDITOR : RIZAL
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
EDITOR : RIZAL
COPYRIGHT © BONEPOS 2017
Demikianlah Artikel Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat
Sekianlah artikel Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat dengan alamat link https://kabarkatanya.blogspot.com/2017/05/pemkab-bone-dituntut-sediakan-data.html
0 Response to "Pemkab Bone Dituntut Sediakan Data Akurat"
Posting Komentar