Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara - Hallo sahabat KABAR KATANYA, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel Daerah, Artikel Kabar, Artikel Kabar Katanya, Artikel Maluku, Artikel Ragam, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara
link : Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara

Baca juga


Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara

Ambon, Malukupost.com - Jaksa penuntut umum Kejari Namlea, Kabupaten Buru meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan pidana selama 15 tahun penjara terhadap Rezky, karena membunuh seorang wanita di Namrole, Kabupaten Buru Selatan pada akhir Desember 2017. "Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa bersalah melakukan pembunuhan berencana dan melanggar pasal 340 juncto pasal 338 KUH Pidana," kata JPU Kejari Namlea, Aprinto Simanjuntak di Ambon, Selasa (31/7).
Ambon, Malukupost.com - Jaksa penuntut umum Kejari Namlea, Kabupaten Buru meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan pidana selama 15 tahun penjara terhadap Rezky, karena membunuh seorang wanita di Namrole, Kabupaten Buru Selatan pada akhir Desember 2017.

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa bersalah melakukan pembunuhan berencana dan melanggar pasal 340 juncto pasal 338 KUH Pidana," kata JPU Kejari Namlea, Aprinto Simanjuntak di Ambon, Selasa (31/7).

Tuntutan jaksa disampaikan dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim PN Ambon, RA Didi Ismiatun didampingi Christina Tetelepta dan Leo Sukarno sebagai hakim anggota.

Yang memberatkan terdakwa dituntut penjara karena perbuatannya telah mengakibatkan orang lain meninggal dunia, sedangkan yang meeringankan adalah terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya serta belum pernah dihukum.

Terdakwa Rizki dijerat jaksa melanggar pasal 340 juncto pasal 338 KUH Pidana karena telah dengan sengaja menghilangkan nyawa Wa Tia pada akhir tahun lalu dengan cara menusuk tubuh korban dengan sebilah pisau berulang kali.

Saksi Ny. Wa Rima dalam persidangan sebelumnya menjelaskan saat kejadian, dirinya sedang berada di dalam dapur.

"Saya sedang memasak dan tiba-tiba dari arah dalam rumah terdengar jeritan orang meminta tolong dan ketika saya masuk, di dada kiri korban tertancap seblah pisau tetapi gagangnya sudah terlepas dan jatuh di lantai," jelas saksi.

Korban yang masih dalam keadaan hidup mengaku kalau dirinya ditusuk oleh terdakwa Rezky, tetapi yang bersangkutan sudah melarikan diri dari tempat kejadian perkara.

Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah sakit Namrole tetapi tidak bisa tertolong, lalu dirujuk ke RSU Namlea, Kabupaten Buru, tetapi hanya bertahan dua hari dan akhirnya meninggal dunia.

Saksi mengakui awalnya diminta oleh korban dan terdakwa untuk bekerja di rumahnya yang akan dijadikan sebagai sebuah kafe, namun permintaan itu ditolak.

Majelis hakim menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda mendengarkan pembelaan penasihat hukum terdakwa, Rivan Soulisa. (MP-5)


Demikianlah Artikel Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara

Sekianlah artikel Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara dengan alamat link https://kabarkatanya.blogspot.com/2018/08/terdakwa-kasus-pembunuhan-dituntut-15.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 15 Tahun Penjara"

Posting Komentar